Author: Al-Hanaan

Pengalaman Ikut Lomba Penerjemahan di IIB Darmajaya

Saya pertama kali mengikuti lomba penerjemahan tingkat mahasiswa yang diadakan oleh UKM Bahasa IIB Darmajaya. Lomba ini diadakan di kampus IIB Darmajaya dalam rangka Darmajaya English Competition VII pada 15-16 Februari 2020. Sebelumnya ada dua lomba yang ingin saya ikuti, yaitu Scrabble dan Translating. Namun, lomba scrabble hanya bisa diikuti oleh mahasiswa maksimal usia 25. Akhirnya, saya memilih lomba translating karena tak ada batasan usia. Mekanisme lomba cukup sederhana. Ada dua naskah yang harus diterjemahkan, yaitu naskah bahasa Inggris ke bahasa Indonesia dan naskah bahasa Indonesia ke bahasa Inggris. Durasi masing-masing naskah 25 menit dengan jeda 30 menit istirahat....

Read More

Lisensia Puitika: Kreativitas Pengarang atau Penanda Zaman?

Tema: Lisensia Puitika dalam Penulisan Karya Sastra Perusakan Bahasa vs. Kreativitas Kata baru hadir untuk mewakili benda dan konsep baru. Pun kata lama, ditinggalkan, maknanya berubah sebagian, atau berubah total. “Mesum” yang semula bermakna kotor dan jorok, sekarang berubah jadi cabul. “Seronok” yang awalnya bermakna seru dan menyenangkan, sekarang berubah jadi erotis. Jelaskan ttg penandan tertanda Saussure. Kamus tak mungkin kekal. Kamus akan terus mengejar pembaruan kosakata dan penutur bahasa akan selalu berlari ke depan. Bahkan kata-kata prokem sekarang mulai dimasukkan sebagai entri KBBI, seperti kepo[1], kicep[2], alay[3]. Daya ungkap bahasa yang tidak memadai memaksa penutur bahasa meminjam kosakata...

Read More

Sastra Profetik dan Pencarian Estetika dalam Agama

Tema: Representasi Agama dalam Karya Sastra Agama dan Estetika Akar kekerasan adalah ketakutan. Ketakutan sangat ampuh diselipkan dalam ajaran agama. Ketika orang memahami ajaran agama dengan ketakutan, kitab suci tak lagi menjadi karya sastra yang indah dan penuh kebajikan. Masuknya ketakutan dalam beragama, umat beragama mengimani agama dengan beringas. Kitab suci pun dijadikan landasan pembenaran untuk melakukan kekerasan. Untuk itu, agama perlu dikaitkan dengan estetika sebagaimana perannya di masa lampau. Kemudahan Islam untuk diterima secara damai dan luas tak lepas dari pengaruh sastra sufistik. Wali Songo berdakwah melalui kesenian kesenian daerah yang hidup dengan simbol di masyarakat setempat seperti...

Read More

Find realm that suits you best

My posts timeline